Naskah drama dari cerpen
Cerpen : Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta Karya Ahmad Tohari Adegan 1 Anak : (memandangi mie yang menggantung ditangan ayahnya) Pa! Ayah : (mengayunkan mie ditangannya) Tahan, ini masih panas. Mulutmu bisa melepuh. Anak : (merengek tidak sabar) Pa! Pa, lapar, lapar! Ayah : (meniup mie ditangannya) Bapa bilang, tunggu. Ini masih panas. Ayah : Hus! Jangan kencing disitu. Nanti kena punggung emakmu. (anak itu mengejan, mengekang kemaluannya dan kencingnya berhenti mengucur) Ayah : (dengan sabar) Nah begitu, kamu tidak boleh kencing dekat punggung emakmu. Ayo, mie ini sudah agak dingin. (ayah menyuapinya, anak itu memakan mie dengan brutal dan hampir tersedak) Ayah : Sabarlah! Enak? Anak : Enak sekali. Ayah : Ya. Ayo, buka lagi mulutmu. (ayah menyuapi lagi) Adegan 2 Anak : (penasaran) Pa, aku seperti anak yang di TV-nya ibu warung kopi, kan? Ayah : (mencari) Di TV, bagaimana? Anak : Iya, Pa. Di TV juga ada anak nyedot mie, kan? Anaknya cakep, bajunya bagus banget, rumahnya...